
VIRAL Bupati Banjarnegara Yang Protes Karena Gajinya Kecil Selengkapnya Mari Disimak
VIRAL Bupati Banjarnegara Yang Protes Karena Gajinya Kecil Selengkapnya Mari Disimak
Dan sekarang pertanyaan tersebut sudah terjawab.
Akun Instagram @kabupatenbanjarnegara, Rabu (2/10/2019) mengunggah slip gaji Bupati Banjarnegara, Jawa Tengah, Budhi Sarwono disertai keterangan potret "Gajian Bupati Bulan Oktober 2019".
Dalam unggahan tersebut, terlihat suatu amplop berwarna cokelat dengan artikel "Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Setda Banjarnegara" pada unsur atasnya.
Di unsur bawahnya tertulis nama Budhi Sarwono dengan jabatan sebagai bupati.
Sedangkan pada unsur bawah nama, tertulis "Gaji Bulan Oktober 2019".
Pada slip tertulis, besaran gaji bersih Bupati Budhi Sarwono cocok draf sejumlah Rp 6.114.100.
Namun yang diterima sejumlah Rp 5.961.200, karena dicukur zakat lewat BAZ sejumlah Rp 152.900.
Unggahan itu pun menjadi percakapan warganet.
Hingga berita ini ditulis unggahan tersebut digemari 325 akun dan terdapat sejumlah 18 komentar.
Kasi Pengelolaan Informasi Dinas Kominfo Banjarnegara Khadir ketika dikonfirmasi membetulkan unggahan tersebut.
Akun Instagram itu adalahakun resmi kepunyaan Pemkab Banjarnegara.
Iya benar kami yang mengunggah slip gaji bupati bulan Oktober.
Terkait slip gaji tersebut kami diberitahu langsung oleh bupati," kata Khadir melewati sambungan telepon, Kamis (3/10/2019).
Khadir menjelaskan, pihaknya mengunggah slip gaji bupati sebab selama ini tidak sedikit masyarakat yang belum mengetahui.
Padahal gaji bupati adalahsalah satu informasi publik yang dapat diakses masyarakat luas.
"Banyak yang belum tahu besaran gaji bupati. Ini kan di antara informasi publik, jadi tidak apa-apa, kecuali besarannya tidak cocok fakta," ujar Khadir.
Melansir kompas.com, Budhi Sarwono mengatakan, slip gaji yang diunggah adalahslip gaji pribumi miliknya.
Slip gaji tersebut tadinya difoto oleh di antara anaknya yang masih duduk di bangku sekolah menengah kesatu (SMP).
"Anak saya lagi duduk di samping saya, anak SMP ruang belajar 2, baru tahu gajinya papanya segitu.
Kaget 'Pah berarti sama duit saku saya masa-masa kemarin ke Bali lebih tidak sedikit uang saku saya', Itu lantas difoto," kata Budhi ketika dihubungi, Kamis (3/10/2019).
Berdasarkan keterangan dari Budhi, ia kemudian memberikan potret slip gaji tersebut kepada Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika Banjarnegara.
"Ini di-upload saja biar masyarakat tahu," kata Budhi.
Budhi mengatakan, ia tidak mempermasalahkan komentar warganet berhubungan dengan unggahan tersebut.
"Ada tidak sedikit yang komentar, katanya terdapat yang kasihan, tidak sedikit yang enggak senang juga.
Ya telah enggak apa-apa, wong memang gajinya segitu," ujar Budhi.
Budhi menjelaskan, besaran gaji yang diterima masing-masing bulan cocok dengan yang tercantum pada slip gaji.
Budhi Sarwono mengatakan, idealnya gaji seorang bupati sangat tidak Rp 100 juta atau bahkan lebih sampai Rp 150 juta.
"Kalau anggota dewan saja Rp 30 juta, bupati ya Rp 100 juta atau Rp 150 juta lah," kata Budhi.
Budhi bercita-cita pemerintah pusat bisa mempertimbangkan eskalasi gaji semua kepala daerah.
Berdasarkan keterangan dari dia eskalasi gaji kepala wilayah diperlukan supaya seimbang dengan gaji semua pejabat atau kepala lembaga/institusi negara yang lain.
"Kalau telah viral ya nggak papa.
Mudah-mudahan pemerintah malu dan melipatkan 10 atau 20 kali (dari gaji sekarang)," ujar Budhi.
Namun, Budhi pun menerima duit operasional sebagai bupati.
"Tunjangan enggak ada, enggak terdapat tunjangan apa-apa.
Uang operasional ada, duit operasional saya Rp 31 juta koma berapa gitu.
Itu untuk kebutuhan keliling sehari-hari, pulsa, guna kondangan dan sebagainya," kata Budhi.
SOSOK BUDHI SARWONO EKS BANDAR NARKOBA
Dilansir Oleh pokerrepublik, sebelum menjadi Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono adalahKetua Asosiasi Kabupaten PSSI Banjarnegara.
Dulu ketika Pilkada Banjarnegara 2017-2022, Budhi diangkat oleh PPP, Partai Demokrat dan Partai Golkar.
Paslon Budhi Sarwono dan Syamsudin ini meraih suara 54,69 persen ketika Pilkada serentak 2017.
Saat bermunculan 27 November 1962, Budhi mempunyai nama Kho Wing Chin/Wing Tjien penduduk keturunan Tionghoa.
Dari pernikahannya bareng Ny Marwi, Budhi punya dua putri yakni Lasmi Indaryani SE dan Dr Amalia Desiana.
Lasmi Indaryani ialah mantan Manajer Timnas U-16 Garuda Putri dan Manajer Persibara Banjarnegara.
Dalam Pemilu 2019, Lasmi lolos terpilih jadi anggota DPR RI.
Budhi Sarwono/Wing Tjien menjadi mualaf tahun 1998.
Budhi Ketua Umum Asosiasi Aspal Beton Indonesia Jateng, sekaligus empunya PT Bumirejo Banjarnegara yang bergerak dalam bidang konstruksi.
Sebelum menjadi Bupati, Budhi Sarwono adalahDewan Penasehat Gapensi Banjarnegara dan Ketua DPP PITI Indonesia.
Dulu Budhi ialah pemakai sekaligus bandar narkoba ruang belajar kakap di Purwokerto.
Ia selalu dapat lolos dari jeratan hukum.
Suatu ketika dia merasakan over takaran (OD) dan lantas mati suri sekitar 6 jam.
"Kalau disangga polisi sebuah saat dapat kembali pulang, tapi saat yang menyangga malaikat, saya dapat apa.
Saya bersyukur mendapat peluang kedua," kata Budhi dalam bukunya.
Peristiwa mati suri itu menjadi titik balik kehidupan Budhi sebagai mualaf semenjak 1998.
Sejak jadi mualaf Budhi suka mengurus anak-anak tidak cukup mampu.
Dua anak kandungnya sudah besar dan telah berkeluarga.
Kini Budhi merawat dan mengadopsi puluhan anak tidak cukup mampu di Banjarnegara.
Buku Budhi berjudul "Saya Mau Jadi Muslim, Enak Jadi Kulinya Allah, Upahnya Gede".
Dia hendak menasihati bandar atau pelaku penyalahgunaaan narkoba, bahwa siapapun punya peluang tobat dan membetulkan diri.
Tuhan Maha Pengampun dan Maha Luas Ampunannya.


