
Selingkuhan Tak Bayar Uang Sewa Rumah, Wanita Bersuami Gantung Diri, Lokasi Beringin
Selingkuhan Tak Bayar Uang Sewa Rumah, Wanita Bersuami Gantung Diri, Lokasi Beringin
Belakangan, wanita tersebut diketahui mempunyai nama Painem alias Butet (58), seorang ibu lokasi tinggal tangga penduduk Dusun 1 Gang Sekolah, Desa Suka Mandi Hilir, Kecamatan Merbau, Deliserdang.
Temuan tersebut segera diadukan ke petugas di Polsek Beringin yang lantas tiba di lokasi.
Kapolsek Beringin, AKP Bambang H Tarigan, saat dikonfirmasi pokerrepublik sekira pukul 10.45 Wib membetulkan adanya temuan mayat perempuan itu.
“Saat ini, korban telah dibawa ke RSUD guna Visum et Repertum (VER),” katanya.
Berdasarkan keterangan dari Bambang, hasi dari olah TKP, perempuan itu diperkirakan meninggal sebab gantung diri.
“Ini masih diangkut ke lokasi tinggal sakit. Lihat dari [olah] TKP gantung diri. Nanti anda VER dulu,” jelasnya.
Sementara itu, dari informasi yang sukses dihimpun jasad Painem kesatu kali ditemukan Giso (47) warga di dekat lokasi yang ketika itu berkeinginan pergi ke sawah miliknya.
Namun saat melintas melalui Kilang Bakaran Batu yang sedang menghanguskan batu, Giso terperanjat sebab melihat seorang wanita terbaring di bawah pohon jambu biji dan di atasnya ada sehelai kain selendang warna hitam dengan unsur ujung terbelenggu di batang pohon tersebut.
Di samping wanita tersebut ada kursi plastik, HP dan sandal diperkirakan milik korban, cerutu dan saldo nasi.
Giso lantas memanggil Suryadi alias Madon (46), penduduk RT3 Dusun Belora yang saat tersebut bekerja menghanguskan batu. Keduanya kemudian bareng mengecek dan ternyata perempuan itu dijamin sudah meninggal dunia.
Berdasarkan keterangan dari sumber, Butet ternyata telah selingkuh dengan Madon selama sejumlah bulan terakhir.
“Minggu (13/10/2019) dinihari, Madon katanya sempat sempat cekcok dengan Painem sebab wanita tersebut minta disewakan lokasi tinggal lagi,” jelas sumber.
Saat tersebut Madon ternyata belum mau memenuhi permintaan Butet.
“Jadi korban sempat menakut-nakuti dengan mengatakan, ‘Mati ajalah aku!’,” jelasnya sembari menirukan perkataan Butet untuk Madon saat itu.
Untung (61), suami Butet beserta 2 anaknya mendarat di tempat tak lama setelah memahami peristiwa tersebut. Akhir-akhir ini Butet pun disebut telah jarang kembali ke rumah.
Putri Butet dinamakan sudah sejumlah kali mengingatkan ibunya supaya tidak lagi mendatangi Madon.
Selanjutnya, Untung menciptakan laporan ke Polsek Beringin. Polisi lantas memeriksa Madon dan empunya kilang Tomi.
Berdasarkan hasil pengecekan terhadap semua saksi, Kapolsek Bambang membetulkan bahwa Butet ada mendatangi Suyadi alias Madon di tempat pabrik batu tersebut.
“Saat tersebut saksi sedang menghanguskan batu, kemudian korban menanyakan mengenai sewa lokasi tinggal yang telah berakhir kontraknya–di Pasar 1, Desa Karang Anyer Kecamatan Beringin,” beber Bambang.
“Udah tempati saja dulu, nanti anda bayar,” kata Madon ketika tersebut seperti dilafalkan AKP Bambang.
Selanjutnya, Madon pun kembali ke rumahnya dan meninggalkan Butet sendirian di lokasi tersebut. Pagi harinya, Butet kesudahannya ditemukan telah tak bernyawa lagi di lokasi.
“Hasil visum tidak ditemukan firasat kekerasan beda di tubuh korban,” pungkasnya.
Dari lokasi, polisi menyita barang bukti selendang warna hitam yang dipakai untuk gantung diri, satu unit HP merk Mito, sepasang sandal warna kuning, kursi plastik warna merah, cawan plastik warna hijau.


